You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
RPTRA Tanah Tinggi di Tinggal Pekerja
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

RPTRA Tanah Tinggi Ditinggal Pekerja

Warga keluhkan berhentinya pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Ini sejak tanggal 1 Februari sudah tidak ada yang kerja, padahal lapangan futsalnya belum selesai

Iis (37), salah satu warga rumah susun (Rusun) Tanah Tinggi mengatakan, pembangunan RPTRA berhenti sejak awal Februari, padahal pembuatan lapangan futsal belum selesai.

"Ini sejak tanggal 1 Februari sudah tidak ada yang kerja, padahal lapangan futsalnya belum selesai, masih tanah, jadi kalau hujan anak-anak main, tanahnya jadi ke mana-mana," kata Iis di Rusun Tanah Tinggi, Jumat, (19/2).

Pembangunan RPTRA Tanjung Elang Berseri Dievaluasi

Hal yang sama juga diungkapkan warga lainnya Supandi (54). Menurutnya, pembangunan RPTRA terseut sudah hampir selesai. Untuk lapangan futsal, hasil kesepakatan awal yakni akan dipelur (semen), tapi saat ini justru dibuat dari tanah.

"Jadi kalau hujan udah kaya kubangan, belum lagi anak-anak main becek," ujarnya.

Sementara itu Lurah Tanah Tinggi Arif Biki mengatakan, pembangunan terhenti karena pihak swasta yang membiayai pembuatan RPTRA belum membayar para pekerja.

"Jadi para pekerjanya belum pada dibayar, jadi mereka pergi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1205 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati